Braditi Moulevey Buka Suara soal Rumor Striker Spanyol di Semen Padang FC

PADANG – Semen Padang FC kembali menjadi pusat perhatian publik sepak bola nasional seiring berkembangnya rumor transfer pemain asing menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026. Klub kebanggaan asal Sumatera Barat (Sumbar) yang dikenal dengan julukan Kabau Sirah itu disebut-sebut tengah membidik striker asal Spanyol untuk memperkuat lini depan pada putaran lanjutan musim ini. Isu tersebut mencuat setelah akun media sosial Transfer News Football mengunggah informasi mengenai kemungkinan ketertarikan Semen Padang FC terhadap penyerang asal Spanyol, Koldo Obieta. Unggahan itu menyebutkan bahwa nama Obieta masuk dalam radar perekrutan pemain asing dan tengah dipantau pada bursa transfer paruh musim. Rumor tersebut dengan cepat menyebar dan memantik antusiasme pendukung Kabau Sirah. Publik menilai tambahan striker asing menjadi kebutuhan mendesak, mengingat ketatnya persaingan dan tuntutan produktivitas gol pada level kompetisi tertinggi nasional. Menanggapi kabar yang beredar, Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, memberikan klarifikasi terkait isu pemain asal Spanyol tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi resmi dari manajemen terkait nama yang disebutkan dalam rumor. “Mengenai rumor pemain asal Spanyol, itu tidak ada kami informasikan. Tapi memang saat ini manajemen lagi mencari tambahan 1 pemain asing untuk posisi striker untuk menambah amunisi Semen Padang FC di lini depan. Manajemen serius untuk membenahi tim agar bisa bertahan di liga 1. Kemungkinan tambahan striker ini kita lagi mencari yang berasal dari Benua Afrika,” katanya, Jumat (23/1/2026). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa fokus manajemen saat ini bukan pada figur tertentu, melainkan pada kebutuhan strategis tim. Penambahan striker asing dipandang sebagai langkah krusial untuk meningkatkan daya saing Kabau Sirah, terutama dalam upaya bertahan di Liga 1. Sementara itu, dalam unggahan Transfer News Football, Koldo Obieta disebut memiliki rekam jejak cukup menjanjikan. Penyerang tengah berusia 32 tahun tersebut sebelumnya memperkuat Kerala Blasters FC, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga India. Bersama klub tersebut, Obieta dilaporkan mampu menunjukkan kontribusi positif di sektor serang. Produktivitas Obieta menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian publik. Ia disebut mencatatkan tiga gol dari tiga pertandingan, sebuah catatan yang menggambarkan efektivitasnya sebagai penyerang tengah. Statistik tersebut kemudian memunculkan spekulasi bahwa ia berpotensi menjadi solusi atas kebutuhan gol Semen Padang FC. Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Kabau Sirah terkait ketertarikan terhadap Obieta. Informasi yang beredar masih berstatus rumor dan sepenuhnya bergantung pada kebijakan klub serta dinamika negosiasi yang mungkin berlangsung di balik layar. Di luar isu tersebut, Semen Padang FC memang tengah melakukan pembenahan signifikan menjelang putaran kedua kompetisi. Sejumlah pemain asing baru telah didatangkan sebagai bagian dari strategi penyegaran skuad. Nama-nama seperti Guillermo Fernandez, Asyraq Gufron, Kianz Froese, Jaime Giraldo, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, dan Boubakary Diara menjadi bagian dari komposisi anyar tim. Untuk posisi penjaga gawang, manajemen masih memberikan kepercayaan kepada Arthur sebagai kiper utama. Di sektor pertahanan, pengalaman Alhasan Wakasso dan Angelo Meneses tetap menjadi andalan. Selain itu, Rendi Oscario Sroyer direkrut untuk menambah kedalaman di bawah mistar gawang. Sektor sayap juga mendapat perhatian khusus melalui perekrutan Maicon de Souza dari Borneo FC. Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan variasi serangan dan meningkatkan agresivitas permainan Kabau Sirah dari sisi lapangan. Dengan komposisi tersebut, manajemen Semen Padang FC menunjukkan optimisme untuk tampil lebih kompetitif pada lanjutan BRI Super League 2025/2026. Target meraih hasil maksimal, termasuk dalam laga tandang yang menantang, tetap dipasang sebagai bagian dari ambisi menjaga eksistensi klub di kasta tertinggi sepak bola nasional. Di tengah dinamika bursa transfer yang terus bergerak, para pendukung Kabau Sirah kini menanti kepastian langkah berikutnya. Apakah Semen Padang FC akan benar-benar mendatangkan striker asing baru, dan dari benua mana sosok tersebut akan berasal, menjadi salah satu cerita menarik yang menyertai perjalanan Kabau Sirah musim ini. (*)

Braditi Moulevey Optimistis, Semen Padang FC Siap Putus Kutukan Lawan Bali United

PADANG – Kehadiran pemain asing baru menjadi modal utama Semen Padang FC jelang laga berat menghadapi Bali United pada lanjutan putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Di tengah catatan historis yang tidak berpihak, manajemen Kabau Sirah memastikan seluruh persiapan tim telah mencapai tahap maksimal, termasuk kelengkapan administrasi pemain anyar yang selama ini dinantikan. Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menyampaikan bahwa seluruh pemain asing baru kini sudah dapat diturunkan. Hal tersebut membuka opsi taktik yang lebih luas bagi pelatih Dejan Antonic saat menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/1/2026) sore. “Alhamdulillah persiapan Semen Padang FC dalam menghadapi Bali United pada Sabtu (24/1/2026) sudah maksimal dan alhamdulillah, seluruh pemain asing baru sudah bisa bermain dan tinggal nantinya kita harapkan tim bisa maksimal di lapangan, karena kita sudah bisa memainkan pemain asing baru,” ujar Braditi Moulevey, Jumat (23/1/2026). Kabar baik bagi tim tamu datang dari rampungnya dokumen administrasi salah satu pemain rekrutan anyar, Maicon Souza. Proses yang sempat menjadi kendala akhirnya tuntas setelah keluarnya Exit Permit Only (EPO) serta pencabutan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang sebelumnya terdaftar di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Dengan terselesaikannya persoalan tersebut, seluruh komposisi pemain Semen Padang FC dipastikan siap diturunkan. Braditi Moulevey menegaskan, kini keputusan sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala untuk menentukan strategi dan susunan pemain terbaik. “Jadi, kita sudah bisa memainkan seluruh pemain dan tinggal pelatih Dejan Antonic menyiapkan strateginya atau menyusun susunan pemain pada besok sore,” katanya. “Kami dari manajemen berharap semua pemain bisa all out di lapangan. Bermain spartan dan bisa mencuri 3 poin di kandang Bali. Walaupun di atas kertas. Bali lebih diunggulkan, tapi di sepakbola tidak ada yang tidak mungkin,” sambungnya. Manajemen klub juga mengajak seluruh elemen pendukung untuk memberikan dukungan moral kepada tim. Pria yang akrab disapa Levi berharap doa dan sokongan dari masyarakat Minang di mana pun berada dapat menjadi energi tambahan bagi Kabau Sirah dalam laga tandang yang sarat tekanan tersebut. “Kami harapkan dukungan dari seluruh suporter dan doanya dari seluruh masyarakat Minang di manapun berada untuk bisa mendoakan kemenangan bagi tim kebanggaan Urang Minang, Semen Padang FC pada pertandingan besok,” ujarnya. Menghadapi putaran kedua kompetisi, Semen Padang FC melakukan perombakan signifikan dengan mendatangkan sejumlah pemain asing baru. Nama-nama seperti Guillermo Fernandez, Asyraq Gufron, Kianz Froese, Jaime Giraldo, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, dan Boubakary Diara menjadi bagian dari strategi penyegaran skuad. Di posisi penjaga gawang, manajemen tetap mempercayakan peran utama kepada Arthur. Sementara di lini belakang, Semen Padang FC masih mengandalkan pengalaman Alhasan Wakasso dan Angelo Meneses. Untuk menambah kedalaman skuad, klub juga merekrut Rendi Oscario Sroyer sebagai tambahan kekuatan di bawah mistar. Sektor sayap turut diperkuat dengan kedatangan Maicon de Souza yang direkrut dari Borneo FC. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan variasi serangan serta meningkatkan agresivitas Kabau Sirah dari sisi lapangan. Dengan komposisi tersebut, manajemen Semen Padang FC menaruh optimisme tinggi untuk tampil lebih kompetitif pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Target meraih hasil maksimal di laga tandang tetap dipasang, meski tantangan yang dihadapi terbilang berat. Laga Bali United vs Semen Padang FC sendiri menyita perhatian karena kuatnya dominasi historis tim tuan rumah. Sejak 2016, kedua tim telah bertemu sebanyak 10 kali di berbagai ajang. Dari jumlah tersebut, Bali United mencatatkan sembilan kemenangan, sementara Semen Padang hanya sekali meraih hasil positif, tanpa satu pun pertandingan berakhir imbang. Produktivitas gol semakin menegaskan jarak performa kedua tim. Dari total 34 gol yang tercipta, Bali United menyumbang 25 gol, sedangkan Semen Padang hanya mencetak sembilan gol. Rata-rata 2,5 gol per pertandingan menjadi cerminan ketajaman Serdadu Tridatu setiap kali berhadapan dengan Kabau Sirah. Dominasi Bali United juga terlihat jelas saat bermain di kandang. Dalam empat pertemuan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United selalu keluar sebagai pemenang. Bahkan ketika bertandang ke Padang, mereka mampu meraih lima kemenangan dari enam laga di Stadion Haji Agus Salim. Pada level kompetisi Liga 1, rekor Bali United atas Semen Padang terbilang sempurna. Dari tujuh pertemuan, seluruhnya berakhir dengan kemenangan bagi Serdadu Tridatu. Catatan tersebut menjadi modal psikologis yang kuat bagi tuan rumah menjelang laga Sabtu sore. Dari sisi performa terkini, Bali United juga berada dalam tren positif. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka membukukan empat kemenangan dan satu hasil imbang tanpa mengalami kekalahan. Stabilitas ini menunjukkan konsistensi permainan Bali United di putaran kedua. Menariknya, kemenangan Bali United kerap diraih dengan selisih gol tipis. Persentase Total Goals Over mereka tercatat hanya 20 persen, menandakan efektivitas permainan serta solidnya organisasi pertahanan. Kondisi berbeda dialami Semen Padang FC. Dalam lima laga terakhir, Kabau Sirah hanya mampu meraih satu kemenangan dan menelan empat kekalahan. Persentase kemenangan mereka berada di angka 20 persen, dengan rata-rata kebobolan mencapai 2,2 gol per pertandingan. Meski persentase Total Goals Over Semen Padang mencapai 60 persen, tingginya angka tersebut lebih disebabkan oleh lemahnya sektor pertahanan dibandingkan produktivitas serangan. Kekalahan pada laga terakhir melawan Persis Solo turut memperpanjang tren negatif tim. Dengan mempertimbangkan rekor pertemuan, performa terkini, serta keuntungan bermain di kandang, Bali United diprediksi akan menguasai jalannya pertandingan. Disiplin lini belakang dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci bagi Serdadu Tridatu untuk mengamankan poin penuh. Di sisi lain, Semen Padang FC diperkirakan akan tampil lebih berhati-hati dan mengandalkan serangan balik cepat. Kehadiran pemain asing baru diharapkan mampu memberikan dimensi berbeda, meski catatan kebobolan yang tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi Kabau Sirah. Jika mampu menjaga konsistensi, Bali United berpeluang melanjutkan dominasinya atas Semen Padang FC sekaligus mengamankan posisi penting di klasemen putaran kedua BRI Super League 2025/2026. (*)

Braditi Moulevey: Semen Padang FC Pakai 11 Pemain Asing di Putaran Kedua BRI Super League

PADANG – Semen Padang FC bersiap melakukan perubahan signifikan menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Manajemen klub Kabau Sirah menunjukkan keseriusan menghadapi fase krusial kompetisi dengan memperkuat skuad melalui perekrutan pemain baru, terutama dari jalur asing, demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepakbola nasional. Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menegaskan bahwa timnya tidak ingin terjebak dalam tren negatif yang sempat membayangi perjalanan klub pada paruh pertama musim. Dengan membawa sejumlah amunisi baru, manajemen berharap tim mampu tampil lebih kompetitif dan menjawab ekspektasi besar publik Sumatera Barat (Sumbar). Pria yang akrab disapa Levi itu menyebutkan, total 11 pemain asing telah disiapkan untuk mengisi kebutuhan tim pada putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026. Para pemain tersebut diharapkan dapat segera diturunkan dan memberi dampak nyata bagi performa tim di lapangan. “Total ada 11 pemain asing yang siap untuk dimainkan pada putaran kedua ini. Dan diharapkan pada putaran kedua ini mereka bisa bermain,” ujar Braditi Moulevey, Kamis (8/1/2026). Sejumlah nama anyar pun telah resmi diperkenalkan kepada publik. Di sektor tengah, Semen Padang FC mendatangkan Kazaki Nakagawa, gelandang serang asal Jepang yang diharapkan mampu meningkatkan kreativitas permainan. Sementara di lini pertahanan, manajemen merekrut Jaime Giraldo, bek asal Kolombia, untuk memperkuat barisan belakang yang kerap menjadi sorotan. Tidak hanya itu, Kabau Sirah juga mengamankan jasa seorang penyerang asal Spanyol yang sebelumnya merumput di Liga India. Kehadirannya diproyeksikan menjadi solusi atas minimnya produktivitas gol yang dialami tim pada putaran pertama. “Selain itu, kita juga kedatangan pemain asal Spanyol di posisi penyerang yang sebelumnya bermain di Liga India,” kata Moulevey. Menurut Braditi Moulevey, para pemain baru tersebut disiapkan untuk menutup celah yang selama ini menjadi titik lemah tim. Evaluasi menyeluruh dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang dan Semen Padang FC mampu keluar dari tekanan klasemen. “Pemain tersebut diharapkan bisa mengisi kekosongan dan lubang yang selama ini menjadi celah atas berbagai kekalahan yang dialami selama ini,” ujarnya. Di tengah tekanan akibat hasil kurang maksimal pada awal musim, manajemen baru terus berupaya menjaga semangat juang tim. Dukungan dari suporter dan masyarakat Minang dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kembali kepercayaan diri pemain. Braditi Moulevey pun mengajak seluruh pendukung untuk tetap kritis, namun dengan cara yang konstruktif dan beradab. “Memberi kritik boleh, tapi tetap dengan semangat membangun dan tidak menyerang personal pihak tertentu. Kita harus tetap mengedepankan adab sebagai masyarakat Minang yang menjunjung tinggi raso jo pareso,” tuturnya. Sebelumnya, Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, juga telah mengungkapkan rencana klub terkait penggunaan pemain asing pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @andre_rosiade, Andre menyampaikan bahwa enam pemain asing baru telah direkrut. “Ada enam pemain asing baru, di mana empat orang sudah di Padang, pemain asal Jepang sudah dalam perjalanan ke Padang, dan penyerang asal Spanyol yang bermain di Liga India sudah menandatangani surat penawaran kerja sama resmi,” tulis Andre. Selain fokus pada pemain asing, Semen Padang FC tetap memberi perhatian pada penguatan pemain lokal. Manajemen berkomitmen menjaga keseimbangan skuad dengan merekrut pemain lokal berkualitas guna memperdalam komposisi tim. “Pemain lokal berkualitas terus kita upayakan direkrut agar tim ini lolos dari degradasi,” imbuh Andre. Dengan kombinasi pemain asing dan lokal yang lebih solid, Semen Padang FC berharap mampu bangkit pada putaran kedua dan keluar dari bayang-bayang degradasi di BRI Super League 2025/2026. (*)